MARVEL STUDIOS
MARVEL UNIVERSE · PHASE 1 - 6

JALAN MENUJU
DOOMSDAY

Semua yang terjadi sejak Iron Man (2008) bermuara ke satu film. Susul seluruh film & serial MCU lewat peta alur interaktif di bawah.

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Avengers: Doomsday tayang 16 DESEMBER 2026

Mulai dari Film #1
PHASE 1-6 Marvel Cinematic Universe

Peta Alur Timeline

Geser untuk menyusuri jalurnya, atau lompat lewat tombol fase. Poster di atas garis = film utama; di bawah garis = serial atau film pendukung.

PHASE 1
PHASE 2
PHASE 3
PHASE 4
PHASE 5
PHASE 6
Doomsday 54 Avengers: Doomsday 2026 · SEGERA

Semua Film per Fase

Bingung mulai dari mana? Ikuti nomor urutnya (urutan rilis). Buat penonton baru, urutan rilis paling aman — alur misterinya terjaga persis seperti saat filmnya tayang.

06 PHASE 6

The Multiverse Saga Climax

F451HD

The Fantastic 4: First Steps

2025

Wonder Man52SERIAL

Wonder Man

2026 · Serial

Opsional — komedi berdiri sendiri

BND53HD

Spider-Man: Brand New Day

2026

Doomsday 54 SEGARA

Avengers: Doomsday

2026 · Segera

Doktor Doom vs Avengers + para X-Men era Fox

TAMAT SEMENTARA Saga Berlanjut

Perjalanan Panjang Menuju Doomsday

Dari sebuah gua di Afghanistan hingga pertempuran multiverse — inilah kisah lengkap yang membawa kita ke Avengers: Doomsday.

01

Infinity Saga (2008–2019)

Semua dimulai pada tahun 2008, ketika seorang miliarder playboy bernama Tony Stark diculik oleh teroris di Afghanistan. Di dalam sebuah gua, dengan potongan besi tua dan otaknya yang jenius, ia membangun sebuah armor pertama — bukan untuk melarikan diri, tapi untuk menjadi sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Ketika ia berdiri di depan kamera dan berkata "I am Iron Man," dunia film superhero berubah selamanya.

Marvel Studios — yang saat itu hanya punya satu properti tersisa setelah menjual Spider-Man ke Sony dan X-Men ke Fox — memulai sebuah eksperimen gila: membangun satu dunia di mana semua pahlawannya hidup bersama. The Incredible Hulk (2008) memperkenalkan Bruce Banner yang berjuang melawan monster di dalam dirinya. Iron Man 2 (2010) menunjukkan harga dari ketenaran. Thor (2011) membawa kita ke Asgard, memperkenalkan dewa petir yang sombong. Dan Captain America: The First Avenger (2011) membawa kita kembali ke era Perang Dunia II, memperkenalkan Steve Rogers — pria kecil dengan hati besar yang menjadi simbol harapan.

Semua itu memuncak di The Avengers (2012). Untuk pertama kalinya, enam pahlawan berdiri bersamaan di New York — Iron Man, Captain America, Thor, Hulk, Black Widow, dan Hawkeye — melawan invasi alien yang dipimpin Loki. Adegan kamera berputar mengelilingi mereka di tengah reruntuhan kota menjadi ikon yang tidak akan pernah dilupakan. Sejak saat itu, MCU bukan lagi sekadar kumpulan film. Ia adalah sebuah saga.

Phase 2 memperluas dunia: Iron Man 3 (2013) menghadapi trauma pasca-New York. Thor: The Dark World (2013) memperkenalkan konsep Infinity Stones. Captain America: The Winter Soldier (2014) mengubah wajah MCU selamanya — mengungkap bahwa S.H.I.E.L.D. telah disusupi Hydra sejak awal, dan sahabat terbaik Steve, Bucky Barnes, masih hidup sebagai pembunuh berdarah dingin. Guardians of the Galaxy (2014) membawa kita ke luar angkasa dengan sekelompok penjahat yang menjadi keluarga. Dan Avengers: Age of Ultron (2015) menciptakan AI yang hampir menghancurkan umat manusia — sekaligus memperkenalkan Wanda dan Pietro Maximoff.

Phase 3 adalah era keemasan. Captain America: Civil War (2016) memecah Avengers dari dalam. Doctor Strange (2016) membuka pintu ke dunia sihir dan dimensi. Spider-Man: Homecoming (2017) membawa Peter Parker yang masih remaja ke bawah sayap Tony. Thor: Ragnarok (2017) menghancurkan Asgard. Black Panther (2018) memperkenalkan Wakanda kepada dunia. Dan kemudian... Avengers: Infinity War (2018).

Thanos datang. Seorang titan yang percaya bahwa satu-satunya cara menyelamatkan alam semesta adalah dengan menghapus separuh kehidupannya. Kita menyaksikan pahlawan-pahlawan kita jatuh satu per satu. Loki. Heimdall. Gamora. Vision. Dan akhirnya — di ujung jari Thanos yang menjentik — separuh alam semesta menghilang menjadi debu. Termasuk Spider-Man. Termasuk Black Panther. Termasuk Bucky. Termasuk Doctor Strange. Kita kalah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah film superhero, kita benar-benar kalah.

Avengers: Endgame (2019) adalah jawabannya. Lima tahun setelah Snap, para Avengers yang tersisa melakukan perjalanan waktu — kembali ke momen-momen penting dalam sejarah MCU — untuk mengambil Infinity Stones sebelum Thanos mendapatkannya. Dan di pertempuran terakhir di reruntuhan markas Avengers, kita melihat semua yang pernah hilang kembali: portal terbuka, dan semua pahlawan MCU berdiri bersamaan. "Avengers... Assemble."

Tapi kemenangan itu datang dengan harga. Tony Stark — pria yang memulai semuanya — mengorbankan dirinya dengan satu jentikan jari. Natasha Romanoff jatuh di Vormir demi mendapatkan Soul Stone. Steve Rogers memilih untuk hidup tenang bersama Peggy Carter di masa lalu. Ketika layar memudar dan kita melihat Tony mengucapkan "I love you 3000" untuk terakhir kalinya, kita tahu: satu era telah berakhir.

02

Multiverse Saga (2021–2024)

Endgame bukan sekadar akhir — ia adalah portal. Dengan hancurnya Infinity Stones, dinding antar-realitas mulai retak. Multiverse yang selama ini hanya teori menjadi kenyataan. Dan di tengah kekosongan yang ditinggalkan Tony, muncul generasi pahlawan baru.

WandaVision (2021) adalah pembuka yang sempurna. Kita melihat Wanda Maximoff — yang belum pulih dari kehilangan Vision — menciptakan sebuah realitas palsu di kota kecil Westview. Di dalam sitkom palsu itu, ia hidup bahagia sebagai istri dan ibu. Tapi semakin dalam kita masuk, semakin jelas bahwa Wanda sedang hancur. Ketika akhirnya ia harus melepaskan keluarganya dan menerima bahwa Vision telah tiada, ia berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap: Scarlet Witch.

Sementara itu, The Falcon and the Winter Soldier (2021) mengeksplorasi warisan Captain America di dunia yang kacau. Sam Wilson — yang di akhir seri resmi menjadi Captain America baru — menghadapi pertanyaan sulit: apa artinya menjadi simbol harapan bagi orang kulit hitam di Amerika? Loki (2021) memperkenalkan konsep TV (Time Variance Authority), organisasi yang menjaga aliran waktu, dan memperkenalkan He Who Remains — varian Kang yang mengendalikan seluruh timeline. Ketika Sylvie membunuhnya di akhir musim pertama, multiverse benar-benar pecah.

Black Widow (2021) memberikan Natasha Romanoff akhir yang layak, memperkenalkan Yelena Belova dan Red Guardian. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021) membawa kita ke dunia seni bela diri dan sihir kuno, memperkenalkan Shang-Chi sebagai pahlawan baru. Eternals (2021) menceritakan ras abadi yang mengawasi Bumi selama 7.000 tahun namun memilih untuk tidak ikut campur — sampai mereka harus memilih antara ketaatan pada Celestial atau kesetiaan pada manusia. Hawkeye (2021) memperkenalkan Kate Bishop dan menutup kisah Clint Barton.

Dan kemudian... Spider-Man: No Way Home (2021). Ketika identitas Peter Parker terbongkar ke seluruh dunia, ia meminta bantuan Doctor Strange untuk membuat semua orang lupa. Tapi sihir itu salah. Multiverse retak, dan masuklah dua Spider-Man lain — Tobey Maguire dan Andrew Garfield — bersama dengan musuh-musuh dari film mereka: Green Goblin, Doctor Octopus, Sandman, Lizard, dan Electro. Film ini bukan sekadar nostalgia. Ia adalah pembuktian bahwa MCU siap masuk ke era multiverse. Peter harus mengorbankan segalanya — termasuk ingatan semua orang tentang dirinya — untuk memperbaiki kesalahannya.

Moon Knight (2022) memperkenalkan Marc Spector dan identitas gandanya Steven Grant dalam kisah psikologis yang gelap tentang dewa Mesir. Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022) memperlihatkan sisi paling mengerikan dari Wanda — kini dikenal sebagai Scarlet Witch — yang berusaha merebut kemampuan America Chavez untuk mengunjungi realitas lain dan mengambil kembali anak-anak yang tidak pernah ada. Doctor Strange harus membunuh varian dirinya sendiri dari semesta lain untuk menghentikannya. Wanda akhirnya menyadari kekejaman yang ia lakukan dan menghancurkan Darkhold — mengorbankan dirinya dalam prosesnya.

Ms. Marvel (2022) memperkenalkan Kamala Khan, penggemar Captain Marvel yang menemukan gelang mistis dan menjadi pahlawan sendiri. Ia nantinya akan menjadi salah satu anggota The Marvels. Thor: Love and Thunder (2022) membawa kembali Jane Foster — kini menjadi Mighty Thor — yang berjuang melawan kanker dengan kekuatan Mjolnir, dan mengorbankan dirinya untuk menghentikan Gorr the God Butcher. She-Hulk: Attorney at Law (2022) memperkenalkan Jennifer Walters, sepupu Bruce Banner yang mendapat kekuatan serupa melalui transfusi darah, dan menjalani hidup ganda sebagai pengacara dan pahlawan super. Black Panther: Wakanda Forever (2022) menjadi penghormatan bagi mendiang Chadwick Boseman, memperkenalkan Shuri sebagai Black Panther baru dan Namor sebagai raja bawah laut Talokan.

Phase 5 dimulai dengan Ant-Man and the Wasp: Quantumania (2023). Scott Lang dan keluarganya tersedot ke Quantum Realm dan bertemu dengan Kang the Conqueror — penakluk waktu dari abad ke-31. Kang bukan sekadar penjahat biasa; ia adalah kumpulan varian dari berbagai timeline, masing-masing dengan tujuan menghancurkan multiverse untuk menguasainya. Scott berhasil mengalahkan satu varian Kang dengan mengorbankan sebagian besar semesta Quantum, tapi ia tahu: "Kang-kang yang lain akan datang."

Guardians of the Galaxy Vol. 3 (2023) menutup kisah keluarga paling dicintai MCU dengan cara yang menyayat hati — mengungkap masa lalu Rocket Raccoon di tangan High Evolutionary, dan memberikan setiap anggota Guardians akhir yang mereka layak. Secret Invasion (2023) memperlihatkan Nick Fury menghadapi invasi diam-diam dari ras Skrull yang telah menyusup ke Bumi selama bertahun-tahun. The Marvels (2023) menyatukan Carol Danvers, Kamala Khan, dan Monica Rambeau dalam petualangan luar angkasa yang mengungkap retakan besar di multiverse. Echo (2024) memperkenalkan Maya Lopez, penerus Kingpin, yang berjuang antara warisan keluarganya sebagai Choctaw dan kehidupannya sebagai pembunuh.

Dan kemudian datang Deadpool & Wolverine (2024). Wade Wilson — yang kini berada di semesta 10005 (semesta X-Men era Fox) — dipanggil oleh TVA untuk menjadi bagian dari kekuatan baru. Tapi Wade menolak takdirnya, dan justru merekrut Wolverine dari timeline alternatif untuk menyelamatkan semestanya dari kehancuran. Film ini bukan sekadar nostalgia bagi penggemar X-Men era Fox. Ia adalah jembatan resmi yang menghubungkan universe lama 20th Century Fox dengan MCU utama. Di akhir film, Deadpool & Wolverine berhasil menyelamatkan semesta mereka, dan multiverse kini berdiri lebih rapuh dari sebelumnya.

Agatha All Along (2024) membawa kita kembali ke dunia sihir dengan Agatha Harkness yang berusaha merebut kembali kekuatannya, memperkenalkan Billy Maximoff yang kini hidup di tubuh remaja lain. Captain America: Brave New World (2025) memperlihatkan Sam Wilson yang kini resmi menjadi Captain America, menghadapi konspirasi politik global, dan berhadapan dengan Thaddeus "Thunderbolt" Ross yang menjadi Presiden AS — dan berubah menjadi Red Hulk. Daredevil: Born Again (2025) membawa kembali Matt Murdock dan Wilson Fisk ke layar, mengungkap bahwa Kingpin kini menjadi Wali Kota New York. Thunderbolts* (2025) memperkenalkan tim anti-hero yang terdiri dari Yelena Belova, Bucky Barnes, Red Guardian, Ghost, dan Taskmaster — dikumpulkan oleh Valentina Allegra de Fontaine untuk misi rahasia yang jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan. Ironheart (2025) menutup Phase 5 dengan kisah Riri Williams yang kembali ke Chicago dan menghadapi konsekuensi dari teknologi yang ia ciptakan.

03

Jalan Menuju Doomsday (2025–2026)

Kini kita berada di Phase 6 — babak paling ambisius dan paling berbahaya dalam sejarah MCU. Semua benang merah yang telah ditanam selama 15 tahun mulai menyatu. Multiverse bukan lagi konsep abstrak; ia adalah medan perang.

The Fantastic Four: First Steps (2025) membawa keluarga pertama Marvel ke MCU utama. Reed Richards, Sue Storm, Johnny Storm, dan Ben Grimm — empat penjelajah yang mendapat kekuatan kosmik setelah terkena radiasi dari badai luar angkasa — akan bertemu dengan Galactus, pemakan dunia yang mengancam seluruh planet mereka. Namun di balik semua itu, ada satu nama yang mulai muncul dalam bisikan: Victor Von Doom. Seorang jenius dari Latveria, teman sekaligus rival Reed Richards, yang percaya bahwa satu-satunya cara menyelamatkan multiverse adalah dengan menguasainya.

Wonder Man (2026) menjadi cerita sampingan yang lebih ringan — memperkenalkan Simon Williams, aktor Hollywood yang mendapat kekuatan ionik dan menjadi pahlawan super. Namun bahkan dalam cerita yang tampak ringan, bayang-bayang Doom tetap terasa.

Spider-Man: Brand New Day (2026) menjadi sekuel dari No Way Home. Dunia telah melupakan Peter Parker. Ia kini hidup sendiri, tanpa bantuan Avengers, tanpa dukungan Tony Stark, tanpa identitas sebagai pahlawan. Tapi ketika ancaman baru muncul, ia harus memutuskan: akankah ia kembali menjadi Spider-Man — meski tidak ada yang mengenalnya?

Dan kemudian... Avengers: Doomsday (16 Desember 2026).

Ini adalah momen yang telah ditunggu selama 18 tahun. Robert Downey Jr. — yang selama 11 tahun memerankan Tony Stark — kembali ke MCU, tapi bukan sebagai Iron Man. Kali ini ia memerankan Victor Von Doom. Ya, Doctor Doom. Sang penakluk Latveria. Sang jenius yang percaya bahwa ia tahu cara terbaik menyelamatkan multiverse — dengan menaklukkan semua realitas di bawah satu pemerintahan.

Di sisinya, para pahlawan dari berbagai semesta akan berkumpul. Bukan hanya Avengers. Bukan hanya Fantastic Four. Tapi juga X-Men era Fox — yang kini menjadi bagian resmi dari multiverse MCU setelah peristiwa Deadpool & Wolverine. Kita akan melihat Patrick Stewart kembali sebagai Professor X, Ian McKellen sebagai Magneto, dan mungkin — jika rumor itu benar — Hugh Jackman sebagai Wolverine. Pahlawan dari semesta Fox, semesta utama MCU, dan semesta-semesta lain akan bersatu melawan satu ancaman terbesar yang pernah ada.

Tapi Doomsday bukan sekadar pertempuran. Ini adalah perang antar-visi. Doom percaya bahwa hanya dengan kekuasaan absolut, multiverse bisa diselamatkan. Avengers percaya bahwa kebebasan setiap semesta harus dihormati. Tidak ada yang benar sepenuhnya. Tidak ada yang salah sepenuhnya. Dan di tengah-tengah semua itu, pertanyaannya adalah: apa harga dari menyelamatkan segalanya?

Dan setelah Doomsday... masih ada satu film lagi. Avengers: Secret Wars — yang dijadwalkan tayang pada 2027 — akan menjadi penutup dari Multiverse Saga. Sebuah cerita di mana semua semesta bertabrakan, semua pahlawan bersatu, dan mungkin... semua yang kita kenal akan berakhir. Atau dimulai kembali.

15 tahun. 54 judul. 6 fase. 1 tujuan. Kisah yang dimulai dari sebuah gua di Afghanistan kini menuju klimaks terbesar dalam sejarah film superhero. Dan kita — sebagai penonton — adalah bagian dari perjalanan itu.

"Victor selalu yang terpintar di mana saja."
Dan kali ini, kecerdasannya akan mengancam seluruh multiverse.

Perjalanan ini belum berakhir

Nantikan Avengers: Doomsday

16 DESEMBER 2026

Satu dekade lebih kita menunggu. Satu dekade lebih kita menonton, tertawa, menangis, dan berharap.
Kini saatnya kita menyaksikan bagaimana semuanya berakhir — atau bagaimana semuanya dimulai kembali.

Kembali ke Awal